Penjualan BYD Naik Pesat Sejak 2 Tahun Jualan di Indonesia

Penjualan BYD Naik Pesat Sejak 2 Tahun Jualan di Indonesia

Penjualan BYD Naik Pesat dalam kurun waktu dua tahun terakhir sejak resmi memasarkan mobil listriknya di Indonesia. Merek asal Tiongkok ini berhasil menarik perhatian konsumen Tanah Air berkat kombinasi harga kompetitif, teknologi mutakhir, serta pilihan model yang semakin beragam. Capaian penjualan yang terus meningkat membuktikan bahwa BYD kini menjadi salah satu pemain penting di industri kendaraan listrik nasional.

Masuknya BYD ke Indonesia tidak hanya sekadar meramaikan pasar, tetapi juga membawa perubahan signifikan dalam peta persaingan mobil listrik. Dalam waktu relatif singkat, BYD mampu mencatatkan pertumbuhan penjualan yang sangat impresif.


Penjualan BYD Naik Pesat Sejak Awal Masuk Indonesia

Saat pertama kali memulai pengiriman unit ke konsumen pada pertengahan 2024, BYD masih tergolong pemain baru. Namun, performa penjualannya langsung menunjukkan potensi besar.

Pada tahun 2024, BYD hanya menawarkan tiga model utama:

  • BYD Dolphin
  • BYD Atto 3
  • BYD Seal

Ketiganya masuk ke Indonesia dengan skema insentif mobil listrik impor yang saat itu masih berlaku. Meski pilihan model masih terbatas, respons pasar cukup positif.

Baca Juga : Dealer BYD di Jakarta Pusat per September 2025, Ini Daftarnya

Penjualan Retail BYD Tahun 2024

BulanPenjualan
Juli2.047 unit
Agustus2.389 unit
September1.788 unit
Oktober2.597 unit
November2.833 unit
Desember2.310 unit
Total13.964 unit

Dari data tersebut terlihat bahwa BYD mampu menjaga kestabilan penjualan di kisaran 2.000 unit per bulan, sebuah pencapaian yang sangat baik untuk merek baru di segmen mobil listrik.


Peluncuran BYD Atto 1 Jadi Titik Balik Penjualan

Penjualan BYD Naik Pesat secara signifikan pada 2025, terutama setelah peluncuran BYD Atto 1. Model ini menjadi sorotan karena ditawarkan dengan harga mulai dari kisaran Rp 195 jutaan, menjadikannya salah satu mobil listrik paling terjangkau di Indonesia.

Dalam periode awal peluncuran, BYD Atto 1 bahkan mencatatkan:

  • Wholesales hingga 9.000 unit
  • Lonjakan minat konsumen di berbagai kota besar

Harga yang kompetitif dan desain yang modern membuat Atto 1 cepat diterima pasar, khususnya oleh konsumen yang baru pertama kali beralih ke mobil listrik.


Lonjakan Penjualan BYD Sepanjang 2025

Tahun 2025 menjadi fase pertumbuhan terbesar bagi BYD di Indonesia. Hampir sepanjang tahun, penjualan retail BYD berada di rentang 1.000 hingga 3.000 unit per bulan, lalu melonjak tajam di kuartal akhir tahun.

Penjualan Retail BYD Tahun 2025

BulanPenjualan
Januari1.005 unit
Februari1.488 unit
Maret2.870 unit
April3.531 unit
Mei2.639 unit
Juni2.172 unit
Juli2.827 unit
Agustus2.746 unit
September2.036 unit
Oktober9.732 unit
November8.243 unit
Desember5.053 unit
Total44.342 unit

Puncak penjualan terjadi pada Oktober 2025, tidak lama setelah BYD Atto 1 resmi dipasarkan secara luas. Lonjakan ini menunjukkan bahwa strategi produk dan harga BYD sangat tepat sasaran.


Kenaikan Penjualan BYD Capai 217 Persen

Jika dibandingkan antara 2024 dan 2025, Penjualan BYD Naik Pesat hingga 217,5 persen. Dari total 13.964 unit pada 2024, melonjak menjadi 44.342 unit di 2025.

Capaian ini membuat BYD:

  • Masuk peringkat 6 merek mobil terlaris nasional
  • Menguasai pangsa pasar 5,3 persen
  • Menjadi salah satu brand mobil listrik dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia

Angka tersebut belum termasuk sub-merek premium BYD, yaitu Denza, yang juga mulai menarik perhatian segmen atas.


Faktor Utama Penjualan BYD Terus Meningkat

Beberapa faktor utama yang mendorong pertumbuhan penjualan BYD di Indonesia antara lain:

  1. Harga kompetitif di hampir semua segmen
  2. Teknologi baterai Blade Battery yang terkenal aman dan tahan lama
  3. Pilihan model lengkap, dari city car hingga sedan premium
  4. Dukungan insentif pemerintah untuk kendaraan listrik
  5. Jaringan dealer BYD yang terus berkembang

Kombinasi faktor tersebut membuat BYD semakin dipercaya oleh konsumen Indonesia.


Baca Juga : Simulasi Cicilan Atto 1: Mobil Listrik Stylish Dengan DP Rendah

Prospek BYD di Indonesia Tahun 2026

Melihat tren saat ini, BYD diyakini masih akan terus tumbuh di 2026. Beberapa model andalan direncanakan akan:

  • Dirakit secara lokal
  • Menyesuaikan regulasi insentif mobil listrik
  • Menjangkau segmen pasar yang lebih luas

Langkah ini berpotensi membuat harga semakin kompetitif dan volume penjualan terus meningkat.


Kesimpulan

Penjualan BYD Naik Pesat menjadi bukti nyata bahwa mobil listrik semakin diterima masyarakat Indonesia. Dalam waktu dua tahun, BYD berhasil membangun kepercayaan pasar melalui produk berkualitas, harga terjangkau, dan inovasi berkelanjutan. Dengan rencana ekspansi dan perakitan lokal, BYD diprediksi akan semakin mendominasi pasar mobil listrik nasional.

📞 Tertarik memiliki mobil listrik BYD?
Segera hubungi Dealer BYD Jakarta untuk mendapatkan informasi lengkap seputar harga terbaru, promo menarik, serta simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Similar Posts